Saturday, October 16, 2010

Review manga : Wakusei no Samidare

Hola! Akhirnya gw berniat lagi menuliskan sesuatu di blog ini, dan kali ini adalah sebuah review dari manga yang baru saja selesai gw baca.
Hohoho....langsung sajah:


Judul           : Wakusei no Samidare; 惑星のさみだれ; Lucifer and the Biscuit Hammer, Hoshi no Samidare
Penulis        : Mizukami Satoshi
Mangaka    : Mizukami Satoshi
Genre        : Action, Adventure, Comedy, Fantasy, Romance, Seinen, Supernatural, Drama
Tahun Terbit     : Juni 2005 - Agustus 2010
Diterbitkan di    : Young King (Majalah komik bulanan)
Scanlation status: Complete (9 volume)
 
Sinopsis    :
Ini adalah cerita mengenai Amamiya Yuuhi, yang suatu hari didatangi oleh seekor kadal bernama Sir Noi Crezant, dan mengaku dirinya adalah the Lizard Knight. Noi memberitahu Yuuhi kalau dunia sedang dalam bahaya kehancuran oleh senjata maut, Biscuit Hammer, milik seorang penyihir. Dalam misinya, Yuuhi harus menemukan Princess Samidare dan Beast Knight lainnya untuk menyelamatkan dunia. Sayangnya, Yuuhi sama sekali tidak berminat menyelamatkan dunia, sementara sang Putri bukanlah seorang 'pembela kebenaran' yang diharapkan oleh Noi. Princess Samidare justru ingin menghancurkan dunia dengan tangannya sendiri. Diteror oleh kemunculan Golem yang diciptakan oleh musuh mereka, Animus, Yuuhi harus bekerja sama dengan sang Putri beserta Beast Knight lainnya. Pada saat yang sama, Yuuhi dan sang Putri juga harus menjaga kerahasiaan rencana mereka untuk menghancurkan dunia, setelah memusnahkan Biscuit Hammer.

Red's Review    :   
Waktu pertama kali saya iseng browsing manga ini di database mangafox, manga ini terlihat biasa-biasa saja. Tidak ada yang spesial. Tapi penampilan benar-benar bisa menipu. Manga ini JAUH lebih menarik daripada yang terlihat. Padahal pada awalnya gw cuma iseng karena manga yg sedang gw ikuti ga keluar scan baru, tapi pada akhirnya manga ini gw baca (+download) sampai habis.

Kalau dilihat sekilas dari art atau gaya gambar, jelas banyak orang tidak akan terlalu tertarik dengan manga ini. Gaya gambar Mizukami Satoshi sama sekali tidak istimewa dan tidak bertema 'moe atau bishojo atau bishonen', yang populer di kalangan mangaka sekarang. Tema ceritanya pun tidak terlalu istimewa, dan khas komik shonen, yaitu berkisar antara pertempuran sekelompok orang berkekuatan supernatural, melawan penjahat yang ingin menghancurkan dunia. Pada saat yang sama, 2 tokoh utama (Yuuhi dan Samidare) adalah tipe anti-hero yang tujuan utamanya juga menghancurkan dunia. Plot semacam ini umum ditemukan di komik shonen lainnya. Battle scene juga tidak terasa terlalu spesial dan tidak menggunakan banyak abnormal shot (seperti pada One Piece misalnya) dalam penggambaran action/battle scene-nya.

TAPI....
Pembeda antara komik Wakusei no Samidare adalah KARAKTER TOKOH-TOKOHnya. Setiap tokoh di dalam manga ini terasa begitu istimewa, berbeda dengan yang lainnya, dan mudah diingat. Seperti yang saya katakan tadi, tidak ada tokoh yang jelas-jelas bishonen, bishojo, atau moe. Tapi setiap tokohnya punya sifat masing-masing yang melekat kuat pada setiap perkataan dan tindakannya. Seperti Yuuhi yang dingin dan kadang kejam, serta introvert, walaupun sebenarnya baik hati. Atau Shironome Mikazuki yang gila bertarung dan liar.
Selain sifat/karakter tokoh-tokohnya, perkembangan tokoh utama manga ini, yaitu Yuuhi, sangat terasa mulai dari awal manga sampai ending. Bisa gw bilang, sangat-sangat berkembang sekali. Bukan hanya tipikal shonen manga, yaitu tokoh utama semakin kuat seiring dengan berjalannya cerita, tokoh Yuuhi dalam Wakusei no Samidare juga berkembang secara emosional dan rasional. Dia semakin dewasa dalam berpikir dan bertindak. Namun bukan hanya Yuuhi, tapi bisa dikatakan hampir semua tokoh dalam manga ini (terutama para Beast Knight) juga mengalami perkembangan karakter seiring dengan berjalannya cerita. Dalam Wakusei no Samidare, tidak ada tokoh yang sia-sia. SEMUA TOKOH memiliki peranan masing-masing yang sangat krusial dalam plot manga ini.
Sehingga, meskipun plot dalam manga ini terkesan sangat umum, namun gw yakin orang-orang yang membaca manga ini akan menikmati bagaimana satu-persatu tokoh berkembang seiring dengan berkembangnya cerita.

Oh iya, ending dari cerita ini tidak akan mengecewakan dan menurut gw, merupakan salah satu ending terindah dari manga-manga yang pernah gw baca. Kalau sudah baca sendiri, mungkin ada yang bilang "yah....kok cuma segini aja?", tapi menurut gw memang manga ini harus tamat sampai disitu saja, dan tidak perlu dilanjutkan lagi.

Masih tidak percaya dengan review gw? Silahkan baca sendiri beberapa chapter pertama, dan gw jamin kalian akan menyukai manga ini. 

So.....Red's Rating (out of 10)
= 9/10 --> Very Recommended untuk dibaca.

Wakusei no Samidare dapat dibaca di:
Manga Fox

Atau didownload di:
Manga Traders