[Cerpen EAT 2011]: Perjalanan Sang Penjaga Labirin
[Cerpen EAT 2011]: Perjalanan Sang Penjaga Labirin Oleh: kyuukou okami Niehls di malam hari penuh pendaran lampu kekuningan, seperti kawanan kunang-kunang. Kota tua itu hampir runtuh dilalap putaran sang waktu. Udara pagi selalu menebarkan wangi masam di perkebunan dan bau asap penuh kerja keras di pertambangan. Sementara saat matahari terbenam, hanya tersisa aroma peluh pekerja tambang batu bara. Gadis itu berdiri di kegelapan bukit tempatnya dapat merengguk pemandangan kota di bawah. Angin malam berhembus mengacak rambut dan mengibarkan jasnya. Matanya berkilau memantulkan sinar purnama. Lonceng kecil yang dikalungkan di lehernya berdenting jernih dan pilu. Dihirupnya udara malam yang membawa aroma keringat, dan derita hari itu. Aroma penuh kehidupan nyata yang dirindukannya. Dialihkan...