Monday, November 29, 2010

New Drawings

Yah. Setelah internet di rumah sempat down beberapa hari, akhirnya gw bisa online lagi.
Sialnya untuk alasan yg ga gw ketahui, sehabis reset modem, setting internet gw ikut kena reset. Harus kerja keras lagi setting ulang TCP/IP dan kalibrasi line interenet.

Oke. Sambil menunggu internet gw sembuh kembali, gw menghasilkan beberapa buah karya. Ada 4 karya yang berhasil gw buat sambil mengembalikan sense of art yang sempat hilang gara-gara penyakit art block yg gw derita beberapa bulan yang lalu.

Anyway, ini dia karyanya:
Tsubame+Keith by ~redrackham on deviantART

Tsubame by ~redrackham on deviantART

Keith by ~redrackham on deviantART

Fia-Nekomusume by ~redrackham on deviantART

Yah. Segitu aja untuk saat ini. Untuk next post, gw akan posting lagi review dari manga lokal yang udah gw baca. Tunggu saja tanggal mainnya (^____^)

Tuesday, November 9, 2010

Review Manga : Satu Atap






Judul            : Satu Atap
Penulis         : Azisa Noor
Mangaka     : Azisa Noor
Genre          : Fantasy, school life, slice of life, comedy, romance
Tahun terbit : 2009-2010
Diterbitkan di : PT Gramedia (Koloni)
Status          : Incomplete? (2 volume)

Sinopsis
Dari vol 1: Saat tiba di Bandung, Putri mengira hidup di rumah kost akan menjadi pengalaman yang mengasyikkan. Tapi lain lagi ceritanya kalau semua penghuni kost-kostannya ternyata bukan manusia! Dari anak setan penggoda yang mencari cinta sejati, peri hutan yang suka main cowok, sampai manusia harimau jenius yang judes. Rumah kost itu pun membawa Putri ke dalam bermacam-macam petualangan dan kisah cinta yang aneh.

Dari vol 2: Banyak orang yang tidak tahu tentang kota Bandung, sebuah kota yang menyimpan banyak rahasia kecil di dalamnya....seperti rumah kos-kosan Putri. Putri yang tak ingin mengikuti orang tuanya yang dinas ke luar negeri, memutuskan untuk mandiri dan indekos di Bandung. Namun ternyata rumah kos Putri cukup luar biasa karena dihuni oleh makhluk-makhluk gaib yang sehari-harinya menyamar jadi manusia biasa! Ada Erik sang 'putra duyung', Maya sang peri hutan yang cantik dan ceplas-ceplos, Adit sang manusia harimau yang jenius tapi agak judes, sampai Rangga si keturunan setan penggoda yang diam-diam naksir Putri.

Red's Review:
Wokeh....satu lagi review dari saya. Yak! Kesan pertama waktu lihat buku ini di rak toko buku adalah "wah...cerita model2 teenlit nih....agak males beli...". Tapi secara tidak sengaja saya lihat ada yang terbuka, jadilah iseng saya baca. Setelah baca sekilas...oke...saya beli! (^_____^)

Sekilas melihat art di sampulnya, cukup terlihat jelas kalau ini adalah komik seputar kehidupan sehari-hari, tapi jelas karakternya bukan manusia (lah, di sampul dah keliatan ada yg punya sayap tuh ^___^). Gaya gambar Aziza Noor dalam manga Satu Atap ini memang unik, tidak seperti manga lokal lainnya yang sebagian besar berkiblat pada gaya gambar manga Jepang. Style gambar yang sederhana tidak lantas membuat manga ini tidak menarik untuk dilihat. Justru ada kesan adem waktu membacanya.

Oke...selain beberapa manga lokal lain (yang nanti akan saya muat begitu koleksi saya diborong ke Jakarta), ini adalah manga lokal FAVORIT saya. Kenapa? Karena alur ceritanya yang mengalir, ringan, simpel, ringkas, dan mudah dipahami. Khas komik yang mengambil tema slice of life. Berbeda dengan komik genre Shojo yang mengekspos ekspresi emosi berlebihan, emosi karakter2 dalam manga ini dibuat apa adanya, tidak berlebihan. Sehingga membuat manga ini lebih enak dibaca sambil santai. Konfilk yang ada di dalam manga ini juga cukup menarik dan tidak terkesan dibuat-buat. Selain unsur romance, unsur comedy juga ada di beberapa panel dan meski tidak membuat ngakak, tapi cukup untuk membuat kita senyum2 sendiri (^____^)

So far, di vol 2 gaya gambar stabil dan alur cerita semakin menarik. Konflik yang ditampilkan juga mulai cukup 'berat' tapi tetap dengan gaya cerita ringan Aziza Noor. Masa lalu beberapa karakter juga mulai diungkap dan saya akui, sangat menarik dan bikin penasaran. Apalagi bagian akhirnya, bikin saya tidak sabar menunggu vol 3-nya (maju terus kak Aziza!)

Masih tidak percaya dengan review saya?? Silahkan baca sendiri manga-nya. Bisa beli di toko buku terdekat, nyewa di rental, pinjem punya teman, atau nyolong (err...utk yang terakhir, resiko ditanggung sendiri ~___~). Pokoknya uang Rp. 16.500 yang dikeluarkan bwat beli komik ini tidak akan sia-sia!

So....Red's Rating (out of 10) = 9/10 --> Very Recommended untuk dibaca dan dikoleksi

Satu Atap dapat dibeli di toko-toko buku terdekat di kota anda (^______^)

Maju terus komik Indonesia !!!!

Monday, November 8, 2010

Review Manga : Garudaboi


Judul          : Garudaboi
Penulis       : Galang Tirtakusuma
Mangaka   : Galang Tirtakusuma
Genre        : Action, Comedy, Fantasy, 4 koma, Slice of life
Tahun terbit : 2010
Diterbitkan di : PT Gramedia (Koloni)
Status        : Incomplete ? (2 volume)

Sinopsis
Dari vol 1: Lihat, tuh di langit! Itu Burung?! Bukan! Itu pesawat! Bukan! Itu.....GARUDABOI! Yap, itu Garudaboi. Satu-satunya jagoan Indonesia dengan gaya rambut yang 4L4Y 'abis! Garudaboi boleh saja dibilang sebagai "superhero-paling biasa-seantero jagad", namun nggak ada yang bisa menyaingi kegokilannya dalam membekuk penjahat! Ikuti saja keisengan Garudaboi menghadapi perampok bank, alien yang baru menetas, sampai penjahat super Palananas, tentu dengan gaya lebay yang kocak. GO GO GO GARUDABOI!!

Dari vol 2: Kali ini superhero 4L4Y kita ditemani oleh jagoan baru, seperti GARUDAMANLY-MAN, dan SPIDERCATMAN-BOY. Pastinya petualangan 4 panel Saepul dan kawan-kawan menolong adik Cimaerah dan menumpas penjahat lebay disajikan dengan kocak khas komik Garudaboi. GO GO GO GARUDABOY!

Red's Review:
Baiklah. Waktu pertama kali lihat komik ini di rak buku, gw dah tertarik karena desain sampul yang rame karakter dan warna-warni (halah...kayak anak kecil aja (^___^). Tanpa pikir panjang saya sahut komik ini dan saya bawa pulang (tentu bayar dulu lah).

Sekilas melihat dari gaya gambar atau art di sampulnya, dan ekspresi karakternya, JELAS sekali terlihat ini komik komedi superhero. Dugaan saya tidak salah. Ini memang komik komedi superhero. Hanya saja saya tidak nyangka kalau isinya bener-bener ANCUR (aka: kocak abis). Gaya gambar Galang Tirtakusuma yang khas chibi-moe membuat mata pembaca adem-ayem baca komik ini sampai habis. Gaya penceritaan 4 panel juga digunakan dengan baik dan punya banyak punchline yang kocak. 

Yang saya suka di komik ini adalah gaya khas (dan desain) karakter-karakternya. Mulai dari Saepul (Garudaboi) yang kadang-kadang bego abis, Luna yang imut-iblis, Bajuri yang....unexplainable, Bajigur (Pendekar Pentung) yang punya ide aneh-aneh, Garudamanly-man yang....ga jelas banget....dsb. Komedi yang disuguhkan juga segar dan (bila kalian anggap tidak lucu) bisa bikin senyum-senyum sendiri. Penceritaan 4 panel, yang pada beberapa chapter, berhubungan antar tiap strip, juga sangat baik. Oke...memang storyline-nya rada-rada ga jelas, tapi memang disitulah letak komedinya. Ketidakjelasan alur cerita (^o^).

So far, di vol 2 gaya gambar masih stabil (bahkan makin bagus kayaknya) dan ceritanya masih menarik untuk dikuti. Terlebih dengan adanya tambahan 2 karakter superhero aneh yang membantu (ehm...yang satu bikin pusing) Garudaboi. Membuat komik ini semakin menarik untuk diikuti (maju terus Mas Galang!) dan dikoleksi.

Masih tidak percaya dengan review saya?? Silahkan baca sendiri. Bisa beli di toko-toko buku terdekat, nyewa di rental komik, atau pinjem punya teman (kalau nyolong resiko tanggung sendiri ye ~__~). Ga rugi pokoknya!

So......Red's Rating (out of 10) = 8/10 --> Very Recommended untuk dibaca dan dikoleksi.

Garudaboi dapat didapatkan di toko-toko buku terdekat di kota anda (halah...kayak promosi >_<)