Posts

Showing posts with the label alien

3rd Spiral: Beyond The Coffee Taste

Sore hari. Matahari baru saja terbenam dan hari pun mulai gelap, namun itu semua tidak menghentikan derap kehidupan yang nyaris tanpa henti di kota Jakarta. Teriknya sinar matahari yang telah menghilang, dengan sigap telah digantikan oleh gemerlap lampu-lampu kota yang terkadang kelewat terang, hingga mengalahkan cahaya dingin bulan purnama di atas sana. Itu belum ditambah dengan sinar lampu ratusan –kalau tidak ribuan– kendaraan yang terjebak macet di hampir sebagian besar jalanan ibukota. Bagaikan barisan kunang-kunang, kendaraan dengan berbagai jenis memadati jalanan dan bergerak perlahan, nyaris dengan ritme lambat yang teratur. Rush hour kedua. Saat di mana warga yang sebagian besar tinggal di kota-kota satelit sekitar Jakarta, berjuang untuk bisa kembali ke rumah masing-masing sebelum larut malam. Saat di mana banyak dari mereka harus menempuh berjam-jam perjalanan penuh kemacetan sebelum akhirnya bisa kembali ke rumah masing-masing. Biasanya sih aku juga jadi bagia...

I'm Home

Angin kuat disertai partikel debu radioaktif mendera tubuhku, membuatku sulit berjalan maju ke depan. Meskipun sudah mengenakan exoskeleton suit , tapi tetap saja kekuatan baju canggih itu tidak sanggup melawan kekuatan alam. “George!! Berapa lama lagi kita harus berjalan?! Aku sudah tidak sanggup bergerak lagi!” Aku berseru ke arah rekanku yang berjalan di depan. Terlihat jelas kalau dia juga kesulitan untuk bergerak menembus badai pasir ganas ini. Langkahnya yang tadi begitu tegap, kini terlihat limbung karena hempasan angin yang begitu kuat. “Tinggal sedikit lagi!! Kalau kita bisa berjalan melewati badai ini, kita akan sampai di checkpoint selanjutnya!!” George membalas perkataanku melalui jaringan komunikasi di pakaian canggihnya. “Bertahanlah! Aku tahu kau bisa bertahan! Jangan menyerah!” George berseru lagi padaku. Aku langsung berusaha melangkah maju dan memaksa mesin di sendi-sendi exoskeleton suit -ku bekerja lebih keras. Suara dengung generator dan derak samar roda gigi d...

Kurir Bintang

Kurir Bintang   “Ada yang jelas-jelas salah dengan tugas kali ini.” William berkata sambil menggeram. Kuping anjing dan ekornya terlihat menegang ketika dia bicara. Pria dari ras Kilika , ras manusia anjing itu, terus memandangi sebuah kotak logam besar di depannya nyaris tanpa berkedip. Sesekali dia mencium beberapa sudut kotak itu dengan hidungnya yang memiliki penciuman tajam. Tapi sayangnya dia tidak mencium apapun yang mencurigakan. “Apanya yang salah? Ini tugas yang mudah dan sama sekali tidak berbahaya. Kita tinggal mengantar kargo ini dari Bumi ke Koloni Iria-12 di orbit Uranus. Tidak sulit kan?” Ruri membalas perkataan William. Wanita berusia 23 tahun itu berkacak pinggang sambil tersenyum lebar. Matanya yang berwarna hijau jamrud tampak berbinar-binar ketika memandangi kotak logam di depannya. Sebagai kapten kapal Little Star , sekaligus pimpinan dari perusahaan kurir antar-planet, Wave Rider , saat ini Ruri sedang merasa sangat gembira. Bagaimana tidak, dia baru saja men...