Posts

Lomba Cerpen Fantasi LCDP 2018

Image
Yak! Jadi setelah lama vakum dari kegiatan tulis-menulis, komunitas penulis fantasi bernama Le Chateau de Phantasm pun akhirnya menggeliat bangun sambil melemparkan sebuah tantangan menarik, yaitu lomba cerpen fantasi dengan tema yang agak sedikit tidak biasa, yaitu: The Greatest Lie~!   Ikuti semua informasi terkait lomba tersebut di laman resmi ELITERA-LCDP

[Antologi LCDP] Twisted Love

Image
Yak... sebagai bagian dari usaha meramaikan kembali kastil Le Chateau de Phantasm di tahun 2017 kemarin, saya pun kembali melemparkan sebuah tantangan Antologi LCDP bertema Twisted Love . Setelah melewati beberapa shenanigans , termasuk NaNoWriMo, yang membuat proses kompilasi dan editing e-book ini tertunda cukup lama, pada akhirnya kompilasi e-book ini pun selesai dibuat. Dalam e-book kali ini, terdapat 8 cerita pendek dari 8 penulis di LCDP yang masing-masing membawa ciri khas tersendiri, serta penafsiran akan tema 'twisted love' yang unik. Download Disini Selamat menikmati. Red_Rackham 2018 Ctt: E-book ini bebas dibagikan kemana pun dan kepada siapa pun, selama isinya (sebagian, maupun seluruhnya) tidak diubah dan tidak dijadikan bahan komersial.  

NaNoWriMo 2017 is a Blast~!

Image
Pada tanggal 1 November 2017 ini, saya kembali mengikuti event National November Writing Month , atau biasa dikenal dengan nama NaNoWriMo, yang pada dasarnya adalah tantangan menulis sebuah novel dengan jumlah kata minimal 50,000 kata dalam waktu 30 hari / 1 bulan. Ini adalah kali ke-7 saya mengikuti event NaNoWriMo ini sejak pertama kali saya menjadi peserta, dan berhasil memenangkan event tersebut di tahun 2011. Dan bisa dibilang, selama 7 tahun mengikuti event ini, baru DUA KALI saya berhasil mencapai target dan 'memenangkan' NaNoWriMo, yaitu di tahun 2011 dan 2017 ini. Pada saat yang sama, sebuah website story sharing bernama Storial juga mengadakan Bulan Nulis Novel Storial, atau disingkat BNNS 2017, yang pada dasarnya sih NaNoWriMo versi website tersebut. Jadilah saya mengikutkan cerita yang saya buat untuk NaNoWriMo sebagai entry di event website tersebut, sekaligus jadi tempat saya mempublikasikan perkembangan cerita yang saya tulis untuk dua event yang berjalan be...

NaNoWriMo Project 2017: Kurir Bintang

Image
Jadi, sebagai salah satu bentuk kegilaan apresiasi saya terhadap National Novel Writing Month, atau yang lebih dikenal sebagai NaNoWriMo 2017 ini, maka saya pun memulai sebuah proyek novel baru yang merupakan pengembangan dari cerpen lama yang juga dapat dibaca di blog ini. Ya. Kurir Bintang . Cerpen bertema luar angkasa yang pertama kali ditulis pada tahun 2011 itu pun akhirnya saya pilih untuk dijadikan proyek novel (yang seharusnya) bakal selesai di akhir bulan November ini. Alasan utamanya adalah hanya karena saya sudah lama ingin menulis novel fiksi ilmiah bertemakan perjalanan luar angkasa, dan kebetulan kesempatan itu muncul dalam event NaNoWriMo tahun 2017 ini. Entah apakah saya akan berhasil menaklukkan NaNoWriMo tahun ini, saya juga tidak tahu. Yang jelas ini adalah kali kesekian (tepatnya ke-6) dari usaha saya mengikuti bulan menulis tersebut. Seluruh bab dari novel Kurir Bintang ini dapat dibaca secara ekslusif di website Storial.co . Cerita ini juga saya t...

Extra Adventure III: Pesan Dari Masa Lalu

Fio melompat dari satu bangunan ke bangunan lain dengan lincah. Keempat matanya yang awas selalu memeriksa kondisi tempat pendaratannya sepersekian detik sebelum kakinya menapak. Sesekali gadis dari ras Quadra itu memutar tubuhnya dan memperlihatkan gerak akrobatik indah yang membuat orang-orang yang melihatnya berdecak kagum. Seperti biasanya, hari itu Fio bertugas mengantarkan surat ke para penduduk kota Dwipantara, namun berbeda dari hari-hari sebelumnya, kali ini dia sengaja mengambil jalan memutar karena mendengar ada hal aneh terjadi di kota di atas awan itu. Sebuah meteorit jatuh ke distrik 8 semalam dan mengakibatkan kehebohan di sekitar area tersebut. Walaupun tidak ada korban jiwa, tapi memang ada beberapa orang yang terluka akibat hantaman benda kosmik itu. Selain itu, meskipun katanya yang jatuh hanya sebongkah meteorit, tapi kekuatan hantamannya sampai nyaris meruntuhkan sebuah gedung dan menyebabkan berbagai macam kerusakan lain pada bangunan di sekitarnya. Belu...

Everyday Adventure XV: Time Capsule

Maria berjalan melewati kerimbunan hutan yang kembali menguasai kota yang telah ditinggalkan penghuninya. Gynoid berambut hitam itu sesekali berhenti untuk mengamati rumpun bunga liar yang tumbuh di sisi jalan-jalan kuno kota. Sejak manusia punah lebih dari 500 tahun yang lalu, alam sudah kembali menguasai reruntuhan kota yang terletak di sisi barat Bravaga. Berbagai jenis tumbuhan, termasuk tumbuhan berjalan atau Travelling Tree, saat ini tumbuh lebat dan menutupi reruntuhan bangunan beton dan logam buatan manusia. Tidak hanya itu, beberapa hewan kecil yang berhasil selamat dari Catastrophy, serta berbagai jenis Backpacker sesekali terlihat melintas atau menjulurkan kepala karena penasaran, sebelum kembali menghilang ke kerimbunan hutan. Berbeda dengan hutan di sisi lainnya, hutan barat di luar kota Bravaga ini adalah area yang relatif aman, terutama karena keberadaan Mei sebagai pengawas hutan. Meskipun demikian, Ryouta tetap memperingatkan Maria agar tidak pergi terlalu jauh ...

Everyday Adventure XIV: Para Petarung

Ryouta memutar tubuh dan dengan cepat menghindari pukulan sebuah robot beruang raksasa yang meluncur deras ke arahnya. Telat sedikit saja, tinju baja sebesar wajan penggorengan akan menghantam kepalanya. Dengan kelincahan yang tidak terlihat dari tubuhnya yang besar dan berat, Ryouta beberapa kali menghindari pukulan lawannya sembari mencari celah untuk menyerang balik. Pengalamannya sebagai Guardia yang bertempur pada Perang Bulan Kedua ratusan tahun lalu membuat Ryouta dengan mudah membaca dan memperkirakan gerakan lawan. Dengan satu gerakan cepat, Ryouta menghindari satu lagi serangan dan kali ini membalas dengan sebuah pukulan keras. Suara dentang nyaring bergema ketika tubuh robot beruang yang melawannya itu jungkir balik dan menghantam lantai beton dengan keras. “OUT~!” Ryouta mendengar seruan keras dan melangkah mundur menjauhi lawannya. Sementara itu, sebuah robot berkaki empat buru-buru menghampiri lawan Ryouta dan membantunya berdiri. Sejenak robot beruang itu tamp...