Posts

[Insentif SciFi Kemerdekaan] Pilihan

Ketika Kompresor Alcubierre kapalku runtuh, aku tahu kalau nasibku tidak akan berakhir baik. Komponen utama dari kapal jelajah antariksaku itu mengalami kegagalan fungsi setelah sebutir meteorit -yang entah bagaimana caranya- menembus lambung kapal, menghantam tangki Graviton, lalu menyebabkan reaksi berantai yang menyebabkan setengah kapalku melejit terbang melewati kecepatan cahaya. Sementara setengah lagi langsung disedot menjadi spageti ke dalam Lubang Hitam yang terbentuk akibat kecelakaan, yang persentase kemungkinan terjadinya kurang dari sepersekian juta persen itu. Sialnya, atau untungnya, aku tidak tewas akibat kecelakaan itu. Yah, secara teknis sih aku sudah mati. Sembilan dari sebelas klon yang sedang mempersiapkan proses perjalanan FTL ( Faster Than Light ), atau Melampaui Kecepatan Cahaya, langsung tewas di tempat ketika mesin kapalku runtuh. Sementara dua lagi yang sedang berada di kokpit kini sudah jadi bubur yang mengotori kursi pilot dan kopilot, gara-ga...

Everyday Adventure XVI: Arslan

 Dari semua robot yang menjadi bagian dari kelompok Para Pengembara, tentu saja tidak ada yang menyangkal kalau sosok Arslan, yang merupakan pemimpin kelompok itu, adalah robot yang paling tidak menonjol di antara mereka. Tidak ada yang istimewa dari bentuk tubuh robot penerbang itu. Sama sekali tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan kalau Arslan dulunya adalah sebuah Machina, senjata penghancur massal yang begitu ditakuti oleh semua orang di era Perang Bulan Kedua dulu. Pada masa itu, kemunculan Machina bersayap ungu yang sering disebut-sebut sebagai Sayap Kematian itu akan memicu kepanikan di mana-mana. Sosoknya yang melayang rendah sambil bersiul riang dan meruntuhkan gedung-gedung bertingkat benar-benar membuat siapa pun yang melihatnya akan gemetar ketakutan. Di antara Machina lainnya, Arslan sang Violet Hummingbird, termasuk sosok Machina yang ikonik dan sulit dilupakan. Tubuh ramping, sayap lebar berwarna ungu, wajah mirip gadis manis yang penuh senyum, namun menebar k...

Everyday Adventure di Comifuro 11 (18-19 Agustus 2018)

Image
Bagaikan bangkit dari kuburnya, setelah hiatus lebih dari 2 tahun, seri Everyday Adventure akhirnya menampakkan kembali wujudnya di salah satu perhelatan pasar komik terbesar di Jakarta (saat ini), yaitu di acara Comic Frontier 11 yang diadakan pada tanggal 18-19 Agustus 2018 kemarin di Balai Kartini, Jakarta. Situasi di luar Balai Kartika saat jam makan siang. Ruame pol~! Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya tidak membuka booth/stand sendiri, namun menumpang berbagi dengan Kroma yang berada di stand nomor A-07ab. Logo Kroma yang dipasang di kabel-entah-apa-itu-tapi-tampak-suspicious-and-scary

Lomba Cerpen Fantasi LCDP 2018

Image
Yak! Jadi setelah lama vakum dari kegiatan tulis-menulis, komunitas penulis fantasi bernama Le Chateau de Phantasm pun akhirnya menggeliat bangun sambil melemparkan sebuah tantangan menarik, yaitu lomba cerpen fantasi dengan tema yang agak sedikit tidak biasa, yaitu: The Greatest Lie~!   Ikuti semua informasi terkait lomba tersebut di laman resmi ELITERA-LCDP

[Antologi LCDP] Twisted Love

Image
Yak... sebagai bagian dari usaha meramaikan kembali kastil Le Chateau de Phantasm di tahun 2017 kemarin, saya pun kembali melemparkan sebuah tantangan Antologi LCDP bertema Twisted Love . Setelah melewati beberapa shenanigans , termasuk NaNoWriMo, yang membuat proses kompilasi dan editing e-book ini tertunda cukup lama, pada akhirnya kompilasi e-book ini pun selesai dibuat. Dalam e-book kali ini, terdapat 8 cerita pendek dari 8 penulis di LCDP yang masing-masing membawa ciri khas tersendiri, serta penafsiran akan tema 'twisted love' yang unik. Download Disini Selamat menikmati. Red_Rackham 2018 Ctt: E-book ini bebas dibagikan kemana pun dan kepada siapa pun, selama isinya (sebagian, maupun seluruhnya) tidak diubah dan tidak dijadikan bahan komersial.  

NaNoWriMo 2017 is a Blast~!

Image
Pada tanggal 1 November 2017 ini, saya kembali mengikuti event National November Writing Month , atau biasa dikenal dengan nama NaNoWriMo, yang pada dasarnya adalah tantangan menulis sebuah novel dengan jumlah kata minimal 50,000 kata dalam waktu 30 hari / 1 bulan. Ini adalah kali ke-7 saya mengikuti event NaNoWriMo ini sejak pertama kali saya menjadi peserta, dan berhasil memenangkan event tersebut di tahun 2011. Dan bisa dibilang, selama 7 tahun mengikuti event ini, baru DUA KALI saya berhasil mencapai target dan 'memenangkan' NaNoWriMo, yaitu di tahun 2011 dan 2017 ini. Pada saat yang sama, sebuah website story sharing bernama Storial juga mengadakan Bulan Nulis Novel Storial, atau disingkat BNNS 2017, yang pada dasarnya sih NaNoWriMo versi website tersebut. Jadilah saya mengikutkan cerita yang saya buat untuk NaNoWriMo sebagai entry di event website tersebut, sekaligus jadi tempat saya mempublikasikan perkembangan cerita yang saya tulis untuk dua event yang berjalan be...

NaNoWriMo Project 2017: Kurir Bintang

Image
Jadi, sebagai salah satu bentuk kegilaan apresiasi saya terhadap National Novel Writing Month, atau yang lebih dikenal sebagai NaNoWriMo 2017 ini, maka saya pun memulai sebuah proyek novel baru yang merupakan pengembangan dari cerpen lama yang juga dapat dibaca di blog ini. Ya. Kurir Bintang . Cerpen bertema luar angkasa yang pertama kali ditulis pada tahun 2011 itu pun akhirnya saya pilih untuk dijadikan proyek novel (yang seharusnya) bakal selesai di akhir bulan November ini. Alasan utamanya adalah hanya karena saya sudah lama ingin menulis novel fiksi ilmiah bertemakan perjalanan luar angkasa, dan kebetulan kesempatan itu muncul dalam event NaNoWriMo tahun 2017 ini. Entah apakah saya akan berhasil menaklukkan NaNoWriMo tahun ini, saya juga tidak tahu. Yang jelas ini adalah kali kesekian (tepatnya ke-6) dari usaha saya mengikuti bulan menulis tersebut. Seluruh bab dari novel Kurir Bintang ini dapat dibaca secara ekslusif di website Storial.co . Cerita ini juga saya t...